Eks Dirjen Daglu Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana Divonis 3 Tahun Penjara, Korupsi Minyak Goreng

JAKARTA – Indrasari Wisnu Vardhan, mantan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, divonis tiga tahun penjara dalam kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya. Produk yang mengandung minyak goreng.

Putusan itu dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2023).

“Terdakwa Indrasari Wisnu Wardhana divonis tiga tahun penjara dan denda Rp100 juta. Jika denda tidak dibayar, Udana diganti dua bulan penjara,” kata Hakim Ketua Lilik Brisbaneonu Ade.”

Wisno menilai majelis hakim menyatakan dirinya tidak bersalah.

“Terdakwa secara sah dan persuasif menyatakan telah melakukan tindak pidana sebagai dakwaan sekunder,” katanya.

Bersama Wisnu, hakim memvonis empat terdakwa lainnya.

Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor, divonis satu setengah tahun penjara.

kemudian tim pendukung Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Waibinanto Halimjati alias Lin Che Wei; General Manager PT Musim Mas General Manager Pierre Tujar Sitanjang; dan PT Victorindo Alam Lestari, Senior Director of Corporate Affairs, Stanley MA, divonis satu tahun penjara.

Terdakwa juga telah dijatuhi hukuman 1-2 bulan penjara dan denda Rp 100 Juta.

Juga telah ditetapkan bahwa tergugat harus membayar Rs 5.000 untuk administrasi kasus tersebut.

“Saya akan mengganti Rp 5.000 dari responden untuk biaya hukum,” kata hakim.

Seperti diketahui, vonis terhadap terdakwa kurang dari tuntutan tim penyidik ​​kejaksaan.

tuntutan kejaksaan

Jaksa sebelumnya meminta hukuman delapan tahun penjara kepada Bibanantu Halimadati, Asisten Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia alias Lin Chi Wei.

Lin Chi Wei juga menghadapi denda sebesar 1 miliar rupee subsider enam bulan penjara.

“Kami mohon majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menyidangkan perkara tersebut memutuskan untuk menyatakan Lynchwee secara sah dan tegas bersalah,” bunyi dakwaan di Pengadilan Tipicot Jakarta, Kamis (22), baca jaksa. 2022).

Selain Lin Chi Wei, jaksa juga menuntut hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp 1 miliar untuk Indrasari Vishnu Vardhan, mantan direktur departemen perdagangan luar negeri Kementerian Perdagangan.

Indrasari juga diduga divonis mengekspor minyak goreng.

“Dihukum 7 tahun penjara, tidak termasuk masa tahanan, ditambah denda 10 juta,” kata jaksa.

Sedangkan tiga terdakwa lainnya, Pierre Tugar Sitanggang, Director of Public Affairs BT Musim Mas, divonis 11 tahun penjara, denda Rp 1 miliar dan 6 bulan penjara.

Tugar juga harus membayar 4,5 triliun rupee dalam mata uang alternatif dalam waktu satu bulan setelah keputusan pengadilan berlaku hukum tetap.

Selanjutnya, PT Victorindo Alam Lestari, Senior Director of Corporate Affairs Stanley MA, divonis 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, sedangkan asistennya divonis 6 bulan penjara.

Stanley juga harus membayar Rp 860 miliar sebagai kompensasi.

Sedangkan komisaris Indonesia Master Parulian Tumanggor yang menuntut PT Wilmar Nabati divonis 12 tahun penjara dan 6 bulan penjara dengan denda 1 miliar rupiah.

Dia juga dituntut untuk membayar uang pengganti sebesar Rp10 triliun paling lama 1 bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Dalam perkara ini, para terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam dakwaan Primair Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *