Anda Dapat Menemukan Kopra Muslimin. Apa Yang Ada Di Dalam?

Sebuah surat ditemukan di saku celana terakhir seorang Muslim Kuba.

Saat jenazah dibawa ke Rumah Sakit Byangkara, TNI menemukan surat bunuh diri dari Kopra Muslimin.

Letnan Kolonel Mohamed Koron, Vadan Boumdam IV Diponegoro mengatakan bahwa wasiat itu ditulis oleh Kobda Muslim sendiri.

Isi wasiat Kopra Muslimin adalah untuk anak-anak.

Mengenai isi wasiat, TNI bersifat pribadi dan tidak bisa dibuka ke publik.

Surat wasiat tersebut ditukar dengan pihak keluarga yang juga ibunda Leena Wolandari dan ibu mertua Muslim Kofda.

Usai prosesi persalinan dilansir tim kami Choir mengatakan, “Ditemukan di saku celana almarhum. Kami berikan kepada keluarga karena ditulis untuk putra mereka.”

jaga anak

Menurut laporan sebelumnya, seorang Muslim Khobra berada di balik penembakan istrinya.

Sebelum Kopra Muslim bunuh diri dengan mengkonsumsi racun, Kopra sempat menyampaikan pesan.

Dia menulis surat kepada Kabul, pria yang bekerja dengannya setiap hari.

Sebuah video percakapan antara Kabul dan Kuvda M dibagikan di media sosial.

Dari panggilan telepon, sepertinya Kopra M akan mengakhiri hidupnya.

Kabul membujuk Kopra M pulang menemui anak-anaknya.

Namun, Kopra M mengatakan hal itu tidak bisa dilakukan sekarang.

Kobda berkata kepada kaum Muslim, “Sudah terlambat, Paul, kamu sudah kembali.”

Sebenarnya, Muslim Khobra telah memberikan wasiat kepada Kabul.

Kobda dua Muslim berkata lagi. “Kamu paman yang baik, Paul. Jadikan dia tiang.”

“Paman saya Andrei. Mereka berdua bisa jadi Paul. Saya meninggalkan Paul. Saya meninggalkan Paul. Saya tidak kuat,’ katanya sambil menangis.

“Pulanglah,” kata Kabul lagi.

Kobda Muslim berkata, “Saya tidak bisa kembali, Paul, ketika saya kembali, saya tidak bisa.”

Seperti diberitakan sebelumnya oleh tim kami, seorang Muslim Kobda yang diduga memimpin penembakan istrinya di Semarang ditemukan tewas di rumah orang tuanya di Kendal pada Kamis (28 Juli 2022).

Kobda M dikabarkan meninggal karena meminum racun.

Sesuai Pasal 77 KUHP, kasus terhadap Musallam Kobra ditutup dengan kematiannya.

Jika tergugat meninggal dunia sebelum putusan akhir pengadilan, maka hak menggugat menjadi batal.

Namun, proses hukum terhadap lima tersangka pelaku penembakan Wolandari Reena masih berlangsung.

Kopada M membayar 120 juta rupee kepada lima algojo yang membunuh istri mereka.

Namun, penembakan itu tidak berhasil sampai polisi mengungkap masalah tersebut.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.