Dugaan Penyalahgunaan Dana Zakat MUI Dan Penangguhan Seluruh Kerjasama Dengan ACT

JAKARTA – Wakil Presiden MUI Marsudi Syuhud membenarkan bahwa kerja sama dengan lembaga amal Aksi Sepat TangGap (ACT) telah berakhir.

Kerja sama berakhir setelah pemerintah mencabut izin ACT atas penyelewengan dana amal.

Kata Marsudi di Hotel Sultan: “Kerjasama MUI dan ACT sudah pernah dilakukan sebelumnya. Karena badan hukum ACT dibekukan, izin dibekukan dan kerjasama dibekukan karena kerjasama dibekukan. Artinya Harus dihentikan. Jakarta, Selasa 26 Juni 2020 e Juli 2022.

Marsudi mengatakan MUI telah menghubungi ACT terkait penghentian kerjasama ini.

Dikatakannya, MUI telah bekerja sama dengan ACT untuk mendistribusikan beras ke pesantren-pesantren di Indonesia.

“Sekjen sudah melaporkan MUI ke hukum, tapi kami tidak bisa mencampuri apa yang terjadi dalam undang-undang itu,” kata Marsudi.

tambah Marsudi. “Kemarin kerjasama itu hanya mendistribusikan beras ke Bisantrin. Itu saja. Tidak ada orang lain.

Marsudi mengatakan MUI akan mulai bekerja sama dengan semua organisasi.

Namun, kata Marsudi, kerja sama itu bisa berakhir jika ada persoalan hukum.

Marsudi menyimpulkan: “Namanya ingin organisasi bekerja dengan siapa saja dan itu untuk kepentingan kita semua, bukan hanya tindakan. Tapi ketika masalah muncul, kami ingin mereka dulu. diselesaikan.”

Seperti diketahui, pihak kepolisian telah menetapkan empat petugas dari pengurus Yayasan Amal Axisipattangup (ACT) sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dana masyarakat.

Keempat terdakwa adalah Ahiouddin, Ibnu Khajar, Haryana Harmain dan Nowrad Imam Akbari.

Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Karopenmas Brigjen Ahmed Ramzan telah mengklarifikasi peran keempat tersangka.

Ayudin disebut-sebut berinisiatif saat kejadian dan merupakan pendiri ACT.

“Fakta muncul dari penyelidikan Brother A yang merupakan pendiri, chief operating officer dan pencipta ACT Foundation dan supervisor ACT Foundation dan afiliasinya pada 2019-2022,” kata Ramzan.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *